Selasa, 17 Januari 2012

Babak Baru


Memasuki dunia yang baru, dengan manusia-manusia yang baru dan sistem yang baru pula. Dari sini saya menyadari bahwa ternyata saya sudah sangat lama tidak bersinggungan dengan kata persaingan. Bahwa saya sudah melupakan yang namanya kompetisi dengan orang lain karena kesadaran bahwa pendidikan adalah bukan perbandingan antara kita dengan orang lain melainkan perbandingan antara diri kita sendiri sebelum menerima dan setelah menjalani proses pendidikan.

Namun memasuki dunia baru ini seakan menyedot lagi ingatan saya pada masa-masa dimana mental persaingan selalu ditanamkan pada diri anak-anak. Ini menyedihkan sekali. Kenapa anak-anak kita harus dijejali dengan doktrin-doktrin untuk saling mengalahkan satu sama lain, haruskah kemenangan itu didapat dengan mengalahkan orang lain? Saya tidak melihat kenikmatan menuntut ilmu pada diri anak-anak itu, yang ada hanya ekspresi tertekan untuk bisa mencapai target yang diharapkan.

Dunia pendidikan ini semakin membuat saya tidak mengerti. Termasuk babak baru dalam hidup saya ini. Dimana saya harus menjadi bagian untuk mendoktrin mereka berlomba-lomba mengalahkan satu sama lain.

Bukan itu yang saya mau. Saya maunya anak-anak belajar karena mereka memang haus ilmu pengetahuan. Saya rindu melihat wajah-wajah ingin tahu dan antusias pada ilmu baru. Saya miris melihat wajah-wajah jenuh dan tertekan dimana-mana seperti di tempat kerja saya yang baru ini. Sedih sekali.

Lebih sedih lagi karena saya tidak bisa melakukan apa-apa selain ikut bersinergi dengan mereka. Bukan, saya hanya belum bisa. Saya yakin suatu saat saya pasti bisa. Menemukan formula yang tepat untuk sistem pendidikan yang melindungi pembelajar. Saya hanya perlu banyak dan banyak belajar lagi di mana pun, dengan siapa pun. Maka babak baru dalam hidup ini akan saya anggap bagian dari pembelajaran. Referensi penyempurna konsep pendidikan yang saya inginkan.

Saya percaya hari itu akan datang, hari dimana pendidikan bukan lagi ajang persaingan dan pemaksaan. Saya hanya perlu belajar lebih keras.

Ganbatte!

Semarang
10.42 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar