Memasuki
dunia yang baru, dengan manusia-manusia yang baru dan sistem yang baru pula.
Dari sini saya menyadari bahwa ternyata saya sudah sangat lama tidak
bersinggungan dengan kata persaingan. Bahwa saya sudah melupakan yang namanya
kompetisi dengan orang lain karena kesadaran bahwa pendidikan adalah bukan
perbandingan antara kita dengan orang lain melainkan perbandingan antara diri
kita sendiri sebelum menerima dan setelah menjalani proses pendidikan.
Namun
memasuki dunia baru ini seakan menyedot lagi ingatan saya pada masa-masa dimana
mental persaingan selalu ditanamkan pada diri anak-anak. Ini menyedihkan
sekali. Kenapa anak-anak kita harus dijejali dengan doktrin-doktrin untuk
saling mengalahkan satu sama lain, haruskah kemenangan itu didapat dengan
mengalahkan orang lain? Saya tidak melihat kenikmatan menuntut ilmu pada diri
anak-anak itu, yang ada hanya ekspresi tertekan untuk bisa mencapai target yang
diharapkan.
Dunia
pendidikan ini semakin membuat saya tidak mengerti. Termasuk babak baru dalam
hidup saya ini. Dimana saya harus menjadi bagian untuk mendoktrin mereka
berlomba-lomba mengalahkan satu sama lain.
Bukan itu
yang saya mau. Saya maunya anak-anak belajar karena mereka memang haus ilmu
pengetahuan. Saya rindu melihat wajah-wajah ingin tahu dan antusias pada ilmu
baru. Saya miris melihat wajah-wajah jenuh dan tertekan dimana-mana seperti di
tempat kerja saya yang baru ini. Sedih sekali.
Lebih sedih
lagi karena saya tidak bisa melakukan apa-apa selain ikut bersinergi dengan
mereka. Bukan, saya hanya belum bisa. Saya yakin suatu saat saya pasti bisa.
Menemukan formula yang tepat untuk sistem pendidikan yang melindungi
pembelajar. Saya hanya perlu banyak dan banyak belajar lagi di mana pun, dengan
siapa pun. Maka babak baru dalam hidup ini akan saya anggap bagian dari
pembelajaran. Referensi penyempurna konsep pendidikan yang saya inginkan.
Saya percaya
hari itu akan datang, hari dimana pendidikan bukan lagi ajang persaingan dan
pemaksaan. Saya hanya perlu belajar lebih keras.
Ganbatte!
Semarang
10.42 WIB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar