Kamis, 31 Mei 2012

Angka

Angka. Mari kita bicara tentang angka. Angka sering diartikan sebagai data konkret mengenai suatu hal. Terkadang orang dikatakan punya dasar argumen yang kuat ketika dia menyebutkan angka dari referensi tertentu.

Kelulusan siswa SMA dan sederajat tahun ini adalah 99,8%. Fantastis. Lagi-lagi angka mencoba mengelabui kita. Apakah arti 99,8%? Itu artinya hanya 0,02% peserta didik tidak lulus ujian. Itu artinya pendidikan kita sukses besar. Itu artinya masa depan cerah menanti mereka yang lulus. Itu kata si angka.

Tapi bisa juga kita intrepretasikan berbeda. 99,8%. Adalah persentase kebohongan sistem pendidikan kita kepada publik. Jumlah yang didesain untuk menyenangkan penguasa. Akumulasi efek dari hasil penghapusan berbagai materi penting dari kurikulum supaya tingkat kesulitan soal ujian berkurang. Angka hasil kong kalikong dengan nilai UAS, simpati, dan rasa belas kasihan.

Aih, aih. Angka memang luar biasa. Jalinan aksara penuh makna. Angka, terkadang, menurut saya, mengelabui banyak mata karena terlalu menyederhanakan berbagai cerita. Menyingkat makna, menyembunyikan nilai. Tapi jika mau melihat lebih dari sekedar jumlah, kita bisa menemukan banyak cerita di dalamnya.

Selamat bermain angka J

2 komentar:

  1. hmmmmh....jadi, sepertinya kita tidak usah melakukan penelitian kuantitatif.

    BalasHapus
  2. kuantitatif tetep perlu dong..tapi harus dijelaskan pake kualitatif juga,,makanya saya pengen pake yang campuran,,kayake keren,,hehehe...

    BalasHapus